Being Proactive at Work
×
 Bahasa Indonesia
 Being Proactive at Work



Instructed by: Intan Rizki Yuliani, S.I.Kom.

Tentang Kursus Ini

Apa yang Anda lakukan jika rekan kerja Anda meledek Anda? Atau ketika sedang pertandingan bola antar divisi, rekan kerja Anda memotong pergerakan Anda? Respons yang Anda tunjukkan secara langsung marah ke rekan yang meledek Anda, atau menyimpan rasa dendam ke rekan Anda yang memotong gerakan Anda ketika bermain bola? Respons lainnya dapat Anda tunjukkan misalnya mengajak berbicara baik-baik dan mengatakan bahwa Anda tidak menyukai sikap rekan Anda yang meledek Anda. Atau Anda dapat menjadi termotivasi untuk belajar lebih gesit ketika bermain bola.

Situasi tersebut merupakan contoh sederhana dari situasi yang Anda temui di pekerjaan atau kehidupan sehari-hari Anda. Sikap yang menunjukkan Anda secara langsung marah ke rekan Anda atau menyimpan rasa dendam merupakan respons reaktif. Lawan dari respons reaktif adalah proaktif, yang mana dari situasi tersebut ditunjukkan dengan mengajak rekan Anda bicara baik-baik bahwa Anda tidak menyukai sikapnya, atau Anda melakukan perkembangan pada diri Anda untuk bergerak lebih gesit ketika bermain bola. Kedua respons tersebut berbeda. Apa yang membedakannya?

Sikap reaktif adalah sikap yang segera merespons ketika adanya stimulus. Sedangkan sikap proaktif adalah sikap seseorang yang tidak bertindak impulsif berdasarkan tekanan dan situasi yang dihadapinya. Sebagai individu pribadi atau bagian dari tim kita perlu bersikap proaktif di pekerjaan, yang artinya kita mampu membuat pilihan-pilihan respons kita terhadap stimulus yang ada dengan lebih tepat. Bagaimana caranya untuk bersikap proaktif? Pada video pelatihan online ini Anda mempelajari bagaimana menunjukkan sikap proaktif untuk mendukung pekerjaan Anda.

Adapun tujuan pelatihan online ini agar peserta mampu mengubah perilaku reaktif menjadi lebih proaktif agar dapat bekerja dengan lebih efektif.


APA PERSYARATAN MENGIKUTI KURSUS INI?

⠀⠀ Tidak ada.


APA YANG SAYA DAPATKAN DARI KURSUS INI?
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan perbedaan antara sikap reaktif dan proaktif
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan manfaat dari sikap proaktif
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan ciri-ciri orang proaktif
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan perbedaan orang proaktif dan reaktif ketika menerima stimulus
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan hubungan empat anugerah ilahi dengan sikap proaktif
  • ⠀⠀⠀Memberikan contoh pemikiran positif di pekerjaan
  • ⠀⠀⠀Menuliskan rencana tindakan agar memiliki sikap optimis
  • ⠀⠀⠀Memberikan contoh lingkaran pengaruh dan lingkaran kepedulian
  • ⠀⠀⠀Mengubah kata-kata reaktif ke proaktif
  • ⠀⠀⠀Menuliskan langkah-langkah memiliki sikap proaktif
SIAPA YANG MENJADI TARGET AUDIENS KURSUS INI?
  • ⠀⠀⠀Staf dan pimpinan semua departemen
  • ⠀⠀⠀Calon karyawan
  • ⠀⠀⠀Pemilik usaha
  • ⠀⠀⠀Semua orang yang hendak membangun sikap proaktif

Kurikulum

Section 1 : Introduction to Proactive
Lecture 1 : Artikel: Apa Itu Proaktif dan Reaktif
Lecture 2 : Video: How to be Proactive in Life (Proactive vs Reactive)
Lecture 3 : Benefits of Proactive Behaviour
00:04:30
Lecture 4 : Artikel: 5 Cara Memberi Tanggung Jawab Lebih di Tempat Kerja
Lecture 5 : Characteristics of Proactive People
00:03:46
Lecture 6 : Artikel: Apa yang Harus Dilakukan Setelah Menerima Umpan Balik?
: Quiz: Introduction to Proactive
Lecture 7 : Proactive VS Reactive
00:05:20
Section 2 : How to Be Proactive [Part 1]
Lecture 1 : Artikel: Sikap Positif Menunjang Kesuksesan Anda
Lecture 2 : Stimulus VS Response
00:05:29
Lecture 3 : Artikel: Pentingnya Kecerdasan Emosional dan Kesadaran Diri
Lecture 4 : Stop Being Negative and Look for The Positive
00:04:13
Lecture 5 : Video: The Power of Positive Thinking
Lecture 6 : Artikel: 3 Cara Menjaga Sikap Positif
Lecture 7 : Artikel: Pentingnya Mindset untuk Membangun Sukses
Lecture 8 : Change Your Mindset [Part 1]
00:03:03
Lecture 9 : Video: Changing Your Mindset Can Change Your Future
Lecture 10 : Change Your Mindset [Part 2]
00:04:03
Lecture 11 : Lembar Belajar: Rencana Tindakan Memiliki Sikap Optimis
: Quiz: How to Be Proactive [Part 1]
Section 3 : How to Be Proactive [Part 2]
Lecture 1 : Become Solution Focused, Not Problem Focused [Part 2]
00:03:17
Lecture 2 : Video: Focus On Your Circle of Influence
Lecture 3 : Lembar Belajar: Lingkaran Pengaruh dan Lingkaran Kepedulian
Lecture 4 : Choosing Your Word
00:04:05
Lecture 5 : Lembar Belajar: Latihan Bahasa Proaktif [Soal]
Lecture 6 : Lembar Belajar: Latihan Bahasa Proaktif [Jawaban]
: Quiz: How to Be Proactive [Part 2]
Lecture 7 : Video: What is Circle Of Influence
Lecture 8 : Become Solution Focused, Not Problem Focused [Part 1]
00:03:41
Section 4 : Start Being Proactive
Lecture 1 : Case Study: From Reactive to Proactive
00:04:59
Lecture 2 : Practices to Become Proactive People at Work
00:05:03
Lecture 3 : Video: How to be Proactive
Lecture 4 : Lembar Belajar: Latihan Menjadi Proaktif di Tempat Kerja
Lecture 5 : Video: How John Became Proactive
Lecture 6 : Lembar Belajar: Studi Kasus Proaktif
Lecture 7 : Helpful Tips to Build Proactive Behavior
00:04:11
Lecture 8 : Artikel: 5 Cara Tepat dalam Merespon Umpan Balik Negatif
Lecture 9 : Video: The Secret To Being More Proactive At Work
Lecture 10 : Course Summary
Lecture 11 : Form Tindak Lanjut Implementasi
: Quiz: Start Being Proactive
Section 5 : Final Test
: Final Test

Latar Belakang Instruktur

Studilmu Instructor

Intan Rizki Yuliani, S.I.Kom.

Intan Rizki Yuliani S.I.Kom. adalah sarjana Ilmu Komunikasi Massa, dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi - The London School of Public Relations. Selain itu yang bersangkutan juga sudah mendapatkan beberapa sertifikasi, salah satunya certified program Strategic Issue Management, Australia.Perjalanan karirnya selama 10 tahun di bidang training and development menjadikannya sangat termotivasi untuk terus mengembangkan pengetahuan dan kemampuan dirinya. Setelah menamatkan pendidikannya, yang bersangkutan bekerja di salah satu Digital Marketing Agency, di Jakarta. Banyak pengalaman dan hal-hal baru yang didapatkan. Setelahnya, yang bersangkutan berkecimpung di sebuah lembaga Training Performance Improvement lebih dari 8 tahun melayani berbagai macam perusahaan besar di Indonesia, baik skala nasional maupun multinasional. Pengalaman pekerjaannya membuat Intan menjadi sosok yang mandiri, lincah dan mudah beradaptasi.

REKOMENDASI KURSUS