STUDILMU Career Advice - Pengertian Tidur, Manfaat Tidur, Serta Hubungan Antara Tidur dan Kinerja

Pengertian Tidur, Manfaat Tidur, Serta Hubungan Antara Tidur dan Kinerja


by STUDiLMU Editor
Posted on Nov 13, 2019

Pengertian Tidur yang Baik

Tidur menjadi suatu istilah yang sering kita dengar bahkan kita ucapkan sehari-hari. Misalnya, “Semalam saya tidak bisa tidur nyenyak karena merasa khawatir dengan presentasi hari ini” atau “Saya sangat mengantuk dan ingin tidur atau “Sepertinya saya harus membuat secangkir kopi sebelum melanjutkan pekerjaan”. Tidur, tidur dan tidur, semua orang pasti pernah membicarakannya. Lantas, apa sih pengertian tidur? dan bagaimana pengertian tidur yang baik? 
 
Makna dari tidur adalah suatu perilaku fisiologis yang pada umumnya dilakukan oleh semua makhluk hidup, baik pada semua spesies hewan dan manusia. Bagaimana definisi tidur menurut para ahli? Banyak para ahli sepakat bahwa tidur merupakan suatu keadaan dimana kesadaran terhadap rangsangan lingkungan menjadi berkurang. Perlu diketahui bahwa tidur tidak sama dengan keadaan koma, hibernasi, bahkan kematian. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kondisi tidur memungkinkan individu untuk cepat kembali sadar dibandingkan tiga keadaan lainnya. 
 
Bagaimana dengan pengertian tidur yang baik? Tidur yang baik adalah kondisi dimana individu memenuhi kualitas dan kuantitas dari tidur itu sendiri. Misalnya, orang dewasa dianjurkan untuk tidur selama tujuh sampai delapan jam sehari. 
 
Apabila individu dewasa telah memenuhi kuantitas tidur yang diperlukan dan dalam tujuh sampai delapan jam sehari dirinya benar-benar tidur dengan nyenyak, maka individu yang bersangkutan sudah merasakan tidur yang baik dan berkualitas. 
 

Bagaimana Cara Mendapatkan Tidur yang Baik?

Ada beberapa langkah yang perlu kita terapkan untuk mendapatkan tidur yang baik, bahkan lebih baik dari tidur-tidur sebelumnya. Pertama-tama, kita perlu mengalokasikan sedikit waktu agar tubuh kita menjadi lebih rileks. Coba deh untuk menenangkan diri kita minimalnya satu jam sebelum tidur. Jika sebelumnya kita sedang bekerja, coba simpan file dan matikan dulu laptop atau komputer kita. Matikan televisi dan benda-benda menyala lainnya yang perlu kita amankan sebelum beranjak tidur. 
 
Apabila rekan pembaca merasa lapar atau haus, makan makanan ringan atau menyeduh teh hangat sebelum tidur juga tidak masalah kok! Selain itu ada sebagian orang yang mana setiap sebelum tidur, mereka selalu mandi dengan air hangat agar tubuh mereka menjadi lebih rileks dan pikiran lebih tenang. Ada juga yang membaca beberapa lembar buku bacaan sebagai penghantar tidur agar pikiran mereka menjadi lebih tentram, bisa juga menulis atau memikirkan hal-hal positif apa yang telah terjadi dalam satu hari. Intinya, lakukanlah hal-hal yang membuat kita bahagia, damai, rileks dan tenang sebelum tidur. 
 
Langkah kedua, kita perlu mematikan semua sumber cahaya dari kamar tidur. Kami tahu mungkin sebagian rekan-rekan Career Advice suka tidur dengan lampu kamar yang dibiarkan menyala, betul tidak? Namun, menurut studi yang dilakukan oleh American Journal of Epidemiology menyebutkan bahwa cahaya dapat menurunkan produksi hormon melatonin yang dapat mengganggu metabolisme tubuh kita. Penelitian lain juga menyatakan bahwa ketika suatu ruangan menjadi gelap, tubuh manusia akan bekerja dengan baik dalam beristirahat. Hal ini dikarenakan tubuh manusia memang dirancang untuk merasa Lelah di kala gelap dan terbangun ketika cahaya mulai menyinari ruangan. Misalnya, sinar matahari yang mulai menyelinap ke dalam tirai kamar kita. Dengan begitu, matikan lampu kamar Anda, ponsel dan barang-barang elektronik lainnya. 
Halaman Sebelumnya 1234
Featured Career Advices

Kartu Prakerja dan Pelatihan Online

Kartu Prakerja dan Pelatihan Online

Kartu Prakerja dan Pelatihan Online

7 Tips Beradaptasi di Lingkungan Kerja Baru

7 Tips Beradaptasi di Lingkungan Kerja Baru

7 Tips Beradaptasi di Lingkungan Kerja Baru

7 Tips Beradaptasi di Lingkungan Kerja Baru