Memecahkan Permasalahan Kompleks Produksi bagi Koordinator Area Manufaktur
×
 Bahasa Indonesia
 Memecahkan Permasalahan Kompleks Produksi bagi Koordinator Area Manufaktur



Instructed by: Alberto Christopher, S.T.

Tentang Kursus Ini

Kebutuhan pelanggan semakin hari semakin meningkat. Banyak produk yang dahulu membuat pelanggan merasa sangat puas, tetapi sekarang produk tersebut hanya dirasa biasa saja. Inilah yang membuat peran koordinator area manufaktur menjadi sangat penting dalam memecahkan permasalahan produksi dan mencari solusi alternatif untuk perkembangan produk yang dihasilkan agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat.

Sebagai koordinator area manufaktur, Anda sangat dibutuhkan untuk bisa memecahkan permasalahan produksi yang terjadi. Tanpa adanya pengawasan dan pemecahan masalah, proses produksi dapat berjalan di luar dari batas kualitas yang sudah ditentukan dan akhirnya akan membuat produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Dengan demikian, kemampuan pemecahan masalah kompleks sangatlah penting untuk dikembangkan oleh koordinator area manufaktur. Terlebih lagi, dalam Indonesia's Occupational Tasks and Skills, yang biasa disebut sebagai IndoTask, pada tahun 2020, analisis pemecahan masalah kompleks merupakan salah satu keterampilan penting yang wajib dikembangkan oleh koordinator area manufaktur. Melalui pelatihan online ini, Anda akan belajar bagaimana mengembangkan kemampuan pemecahan masalah kompleks dalam menyelesaikan permasalahan produksi.

Adapun tujuan umum dari pelatihan online ini adalah peserta dapat mengembangkan kemampuan pemecahan masalah kompleks dalam menyelesaikan permasalahan produksi di area manufaktur sebagai koordinator area manufaktur.


APA PERSYARATAN MENGIKUTI KURSUS INI?

⠀⠀ Tidak ada.


APA YANG SAYA DAPATKAN DARI KURSUS INI?
  • ⠀⠀⠀Menyebutkan deskripsi kerja koordinator area manufaktur
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan pentingnya memenuhi standar kualitas proses produksi manufaktur dengan cermat
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan manfaat penerapan manajemen produksi secara disiplin dalam proses produksi manufaktur
  • ⠀⠀⠀Mengidentifikasi permasalahan produksi yang terjadi dalam area produksi manufaktur
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan beberapa teknik berpikir analitis dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan teknik Dimensional Analysis untuk memecahkan masalah produksi
  • ⠀⠀⠀Melakukan pengambilan keputusan pemilihan solusi dengan Decision Matrix Analysis
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan langkah pengambilan keputusan dalam menyelesaikan masalah produksi
  • ⠀⠀⠀Mengambil keputusan dengan percaya diri sesuai hasil langkah pengambilan keputusan yang sudah dilakukan
  • ⠀⠀⠀Membuat tabel implementasi solusi dalam upaya memecahkan permasalahan kompleks produksi manufaktur
SIAPA YANG MENJADI TARGET AUDIENS KURSUS INI?
  • ⠀⠀⠀Koordinator area manufaktur dari berbagai bidang industri
  • ⠀⠀⠀Calon koordinator area manufaktur dari berbagai bidang industri
  • ⠀⠀⠀Personel produksi dalam industri manufaktur
  • ⠀⠀⠀Personel quality control dalam industri manufaktur
  • ⠀⠀⠀Setiap orang yang ingin mengembangkan kemampuan pemecahan masalah kompleks pada tugas pekerjaannya dalam bidang manufaktur
  • ⠀⠀⠀Tingkat Pendidikan: minimal SMA/SMK/yang setara

Kurikulum

Section 1 : Mengenal Profesi Koordinator Area Manufaktur
: Quiz: Mengenal Profesi Koordinator Area Manufaktur
Lecture 1 : Lembar Belajar: Mengembangkan Sikap Kerja Koordinator Area Manufaktur
Lecture 2 : Studi Kasus Sikap Kerja Koordinator Area Manufaktur
00:04:21
Lecture 3 : Video: Karakteristik Koordinator yang Baik
Lecture 4 : Sikap Kerja Koordinator Area Manufaktur yang Perlu Dikembangkan
00:04:44
Lecture 5 : Tugas-Tugas Koordinator Area Manufaktur
00:05:07
Section 2 : Memenuhi Standar Kualitas Produksi bagi Koordinator Area Manufaktur
Lecture 1 : Apa yang Dimaksud Manajemen Kualitas
00:04:10
: Quiz: Memenuhi Standar Kualitas Produksi bagi Koordinator Area Manufaktur
Lecture 2 : Lembar Belajar: PDSA untuk Quality Improvement
Lecture 3 : Metode Quality Improvement
00:07:35
Lecture 4 : Video: Quality Improvement (Animasi)
Lecture 5 : Quality Improvement
00:03:38
Lecture 6 : Video: Quality Planning vs Quality Assurance vs Quality Control
Lecture 7 : Quality Assurance
00:04:27
Lecture 8 : Quality Control Tools
00:09:03
Lecture 9 : Lembar Belajar: Quality Planning
Lecture 10 : Quality Planning dan Quality Control
00:04:25
Lecture 11 : Potensi Masalah yang Ditimbulkan oleh QC yang Buruk
00:03:41
Lecture 12 : Artikel: Pertanyaan untuk Mendapatkan Umpan Balik tentang Kualitas Produk
Lecture 13 : Toleransi pada Standar Kualitas
00:04:42
Lecture 14 : Standar Kualitas
00:05:43
Lecture 15 : Pengertian Kualitas
00:08:19
Section 3 : Menerapkan Manajemen Produksi bagi Koordinator Area Manufaktur
Lecture 1 : Definisi dan Pentingnya Manajemen Produksi
00:06:50
: Quiz: Menerapkan Manajemen Produksi bagi Koordinator Area Manufaktur
Lecture 2 : Manajemen Produksi bagi Koordinator Area Manufaktur
00:03:12
Lecture 3 : Lembar Belajar: Mengembangkan Pilar World Class Manufacturing
Lecture 4 : Pilar-Pilar World Class Manufacturing [Bagian 2]
00:09:08
Lecture 5 : Pilar-Pilar World Class Manufacturing [Bagian 1]
00:04:17
Lecture 6 : Video: How Toyota Changed The Way We Make Things
Lecture 7 : Mengenal World Class Manufacturing
00:06:34
Lecture 8 : Strategi Produksi dan Interelasi Fungsi Lain dengan Produksi
00:06:08
Lecture 9 : Klasifikasi Proses Produksi
00:04:52
Lecture 10 : Fungsi-Fungsi dalam Manajemen Produksi [Bagian 2]
00:07:22
Lecture 11 : Fungsi-Fungsi dalam Manajemen Produksi [Bagian 1]
00:05:23
Section 4 : Identifikasi dan Analisis Informasi dalam Pemecahan Masalah Produksi
: Quiz: Identifikasi dan Analisis Informasi dalam Pemecahan Masalah Produksi
Lecture 1 : Lembar Belajar: Fishbone Diagram
Lecture 2 : Artikel: Analisis Sebab dan Akibat Menggunakan Fishbone Diagram
Lecture 3 : Menganalisis Data untuk Menentukan Penyebab Inti Permasalahan [Bagian 2]
00:08:01
Lecture 4 : Lembar Belajar: 5 Whys
Lecture 5 : Artikel: Panduan Memecahkan Masalah secara Efisien
Lecture 6 : Menganalisis Data untuk Menentukan Penyebab Inti Permasalahan [Bagian 1]
00:06:27
Lecture 7 : Artikel: Mengenal Diagram Pareto
Lecture 8 : Artikel: Langkah Dasar Proses Pemecahan Masalah
Lecture 9 : Mengidentifikasi dan Mendeskripsikan Data yang Relevan dengan Permasalahan
00:04:46
Lecture 10 : Mengidentifikasi Masalah di Tempat Kerja dan Faktor-Faktor Penyebabnya
00:04:31
Lecture 11 : Lembar Belajar: Mengetahui Standar Kualitas Kerja
Lecture 12 : Mengidentifikasi Standar Kualitas Kerja di Tempat Kerja
00:03:08
Section 5 : Proses Analytical Thinking dalam Memecahkan Permasalahan Produksi
Lecture 1 : Teknik Analytical Thinking dalam Pemecahan Masalah: Dimensional Analysis
00:04:53
Lecture 2 : Video: Pertanyaan untuk Mempertajam Analytical Thinking
Lecture 3 : Implementasi Analytical Thinking di dalam Pekerjaan
00:03:49
Lecture 4 : Lembar Belajar: Decision Matrix Analysis
Lecture 5 : Teknik Analytical Thinking dalam Pengambilan Keputusan: Decision Matrix Analysis
00:06:03
Lecture 6 : Video: Contoh Force Field Analysis
Lecture 7 : Teknik Analytical Thinking dalam Pengambilan Keputusan: Force Field Analysis
00:04:06
Lecture 8 : Lembar Belajar: Inversion Analysis
Lecture 9 : Teknik Analytical Thinking dalam Pemecahan Masalah: Inversion Analysis
00:03:02
Lecture 10 : Teknik Analytical Thinking dalam Pemecahan Masalah: Input-Output Analysis
00:04:13
Lecture 11 : Lembar Belajar: Dimensional Analysis
Lecture 12 : Studi Kasus Analytical Thinking sebagai Koordinator Area Manufaktur
00:04:17
Lecture 13 : Lembar Belajar: SWOT Analysis
Lecture 14 : Video: Contoh: Starbucks SWOT Analysis
Lecture 15 : Teknik Analytical Thinking dalam Pemecahan Masalah: SWOT Analysis
00:04:38
Lecture 16 : Artikel: Berpikir Analitis dan Kreatif
Lecture 17 : Hubungan antara Analytical Thinking dan Critical Thinking
00:03:40
Lecture 18 : Manfaat Analytical Thinking
00:04:14
Lecture 19 : Video: Langkah Analytical Thinking
Lecture 20 : Definisi Analytical Thinking
00:04:56
: Quiz: Proses Analytical Thinking dalam Memecahkan Permasalahan Produksi
Section 6 : Manajemen Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan Hidup
Lecture 1 : Artikel: Cara Mengambil Keputusan Yang Tepat
: Quiz: Manajemen Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan Hidup
Lecture 2 : Form Tindak Lanjut Implementasi
Lecture 3 : Video: Membuat SOP
Lecture 4 : Membuat Standar dan Tindak Lanjut dalam Menghadapi Permasalahan
00:02:50
Lecture 5 : Lembar Belajar: Problem Identification and Corrective Action
Lecture 6 : Artikel: Sukses adalah Berani Mengambil Risiko
Lecture 7 : Mengimplementasi Solusi Permasalahan dan Mengawasi Hasilnya
00:04:06
Lecture 8 : Lembar Belajar: Membuat Tabel Rencana Implementasi Solusi
Lecture 9 : Menggunakan Hasil Analisis Data dalam Pertimbangan Keputusan
00:03:31
Lecture 10 : Menganalisis Risiko dan Menentukan Pilihan Akhir
00:06:00
Lecture 11 : Menyeleksi dan Memberi Nilai
00:03:16
Lecture 12 : Menentukan Bobot Sasaran Keinginan dan Mencari Alternatif
00:04:58
Lecture 13 : Mengklasifikasikan Sasaran Mutlak dan Sasaran Keinginan
00:03:10
Lecture 14 : Menentukan Tujuan Keputusan dan Menentukan Sasaran
00:04:47
Lecture 15 : Artikel: Problem Solving and Decision Making
Lecture 16 : Langkah-Langkah Pengambilan Keputusan
00:03:08
Lecture 17 : Proses Berbanding dengan Hasil
00:05:20
Lecture 18 : Kesalahan-Kesalahan Pengambilan Keputusan
00:05:10
Section 7 : Final Test
: Final Test

Latar Belakang Instruktur

Studilmu Instructor

Alberto Christopher, S.T.

Dengan latar belakang pendidikan chemical engineer dari Universitas Indonesia ini, Berto adalah sosok yang aktif dan senang berkomunikasi. Semasa studi pun, Berto sudah aktif berbagi ilmu yang dimilikinya bersama para dosen di kampusnya. Tidak hanya itu, Berto juga sering membawakan acara pada beberapa event team building. Pengalamannya mengajar di depan kelas dan memimpin berbagai event team building membawa Berto untuk berkecimpung di bidang training and people development. Mengawali karirnya sebelum bergabung di Studilmu BusinessGrowth, Berto merupakan seorang leader pada lini produksi di PT CS2 Pola Sehat (Orang Tua Group). Tidak hanya berkutat dengan data dan laporan, pengalamannya sebagai leader pada lini produksi membuat Berto terbiasa untuk berkomunikasi dengan berbagai macam karyawan dan cukup familiar dengan kondisi lapangan. Semasa kerjanya pun Berto telah mengikuti berbagai macam pembelajaran leadership.

Sebagai fasilitator STUDiLMU BusinessGrowth, Berto telah berpengalaman melayani berbagai kelas dengan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Berto dikenal sebagai fasilitator yang energik dan mampu menjadikan materi yang sulit menjadi mudah dalam memfasilitasi pembelajaran peserta di kelas melalui pengalaman-pengalaman yang pernah beliau jalani.

REKOMENDASI KURSUS