Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis bagi Tenaga Penjual Ritel
×
 Bahasa Indonesia
 Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis bagi Tenaga Penjual Ritel



Instructed by: Alberto Christopher, S.T.

Tentang Kursus Ini

Setiap orang, apapun profesinya, pasti memiliki masalah. Orang yang sukses bukanlah orang yang tidak punya masalah, melainkan orang yang berhasil menyelesaikan masalahnya. Berpikir kritis merupakan keahlian yang sangat diperlukan dalam proses penyelesaian masalah, sehingga kemampuan berpikir kritis menjadi sangat penting untuk dipelajari.

Menurut data yang dilansir oleh World Economic Forum pada laporan yang berjudul The Future Jobs Report tahun 2020, kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu dari kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Dalam kelas online ini, Anda akan belajar bagaimana konsep dan proses dalam berpikir kritis, serta bagaimana aplikasi berpikir kritis ini digunakan dalam memecahkan masalah dan menemukan solusi.

Tujuan umum dari kelas online ini adalah peserta mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah dan menemukan solusi sebagai tenaga penjual ritel.


APA PERSYARATAN MENGIKUTI KURSUS INI?

⠀⠀ Tidak ada.


APA YANG SAYA DAPATKAN DARI KURSUS INI?
  • ⠀⠀⠀Menyebutkan manfaat berpikir kritis
  • ⠀⠀⠀Menyebutkan karakteristik berpikir kritis
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan kesalahan yang perlu dihindari dalam berpikir kritis
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan proses berpikir kritis
  • ⠀⠀⠀Mengidentifikasi standar kualitas kerja di tempat kerja
  • ⠀⠀⠀Mengidentifikasi masalah yang terjadi di tempat kerja
  • ⠀⠀⠀Mendeskripsikan informasi dan data yang relevan dengan permasalahan di tempat kerja
  • ⠀⠀⠀Menggunakan metode 5 why untuk mencari penyebab inti permasalahan
  • ⠀⠀⠀Menggunakan metode fishbone diagram untuk mencari penyebab inti permasalahan
  • ⠀⠀⠀Menganalisis informasi dan data dalam pertimbangan solusi penyelesaian masalah
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan teknik mengawasi hasil implementasi solusi dari permasalahan yang terjadi
  • ⠀⠀⠀Menjelaskan teknik membuat standar dan tindak lanjut dalam menghadapi permasalahan
SIAPA YANG MENJADI TARGET AUDIENS KURSUS INI?
  • ⠀⠀⠀Tenaga penjual ritel
  • ⠀⠀⠀Staff
  • ⠀⠀⠀Supervisor
  • ⠀⠀⠀Manager
  • ⠀⠀⠀Setiap orang yang ingin mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah dan menemukan solusi

Kurikulum

Section 1 : Mengenal Konsep Berpikir Kritis
Lecture 1 : Sekilas tentang Berpikir Kritis
00:05:38
Lecture 2 : Manfaat Berpikir Kritis
00:03:46
Lecture 3 : Video: Why Critical Thinking is Important
Lecture 4 : Karakter Berpikir Kritis
00:08:12
Lecture 5 : Artikel: Karakteristik Tenaga Penjualan
Lecture 6 : Kesalahan yang Perlu Dihindari dalam Berpikir Kritis (Bagian 1)
00:04:29
Lecture 7 : Video: Emotional Thinking
Lecture 8 : Kesalahan yang Perlu Dihindari dalam Berpikir Kritis (Bagian 2)
00:06:07
Lecture 9 : Video: Confirmation Bias
Lecture 10 : Video: Kesalahan Berpikir yang Umum Terjadi
Lecture 11 : Lembar Belajar: Membedakan Fakta dan Asumsi
Lecture 12 : Lembar Belajar: Membedakan Fakta dan Asumsi (Jawaban)
: Quiz: Mengenal Konsep Berpikir Kritis
Section 2 : Proses Berpikir Kritis dalam Memecahkan Masalah dan Mencari Solusi
Lecture 1 : Proses Berpikir Kritis: Examine (Mengidentifikasi)
00:02:43
Lecture 2 : Proses Berpikir Kritis: Explore (Mengeksplorasi)
00:06:44
Lecture 3 : Artikel: Berpikir Analitis dan Kreatif
Lecture 4 : Video: Johari Window
Lecture 5 : Proses Berpikir Kritis: Evaluate (Mengevaluasi)
00:03:59
Lecture 6 : Artikel: 10 Pertanyaan Cara berpikir Kritis
Lecture 7 : Lembar Belajar: Latihan Berpikir Kritis
: Quiz: Proses Berpikir Kritis dalam Memecahkan Masalah dan Mencari Solusi
Section 3 : Mengidentifikasi Berbagai Masalah atau Informasi
Lecture 1 : Mengidentifikasi Standar Kualitas Kerja di Tempat Kerja
00:02:59
Lecture 2 : Lembar Belajar: Mengetahui Standar Kualitas Kerja
Lecture 3 : Mengidentifikasi Masalah di Tempat Kerja dan Faktor-Faktor Penyebabnya
00:04:16
: Quiz: Mengidentifikasi Berbagai Masalah atau Informasi
Section 4 : Mencari Informasi dan Data yang Dibutuhkan dalam Analisis Permasalahan
Lecture 1 : Mengidentifikasi dan Mendeskripsikan Data yang Relevan dengan Permasalahan
00:04:44
Lecture 2 : Artikel: Langkah Dasar Proses Pemecahan Masalah
Lecture 3 : Video: Scatter Diagram
Lecture 4 : Lembar Belajar: Check Sheet
Lecture 5 : Artikel: Cara Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah
Lecture 6 : Video: Prinsip Pareto
: Quiz: Mencari Informasi dan Data yang Dibutuhkan dalam Analisis Permasalahan
Section 5 : Menganalisis Informasi dan Data
Lecture 1 : Menganalisis Data untuk Menentukan Penyebab Inti Permasalahan (Bagian 1)
00:06:28
Lecture 2 : Artikel: Panduan Memecahkan Masalah Secara Efisien
Lecture 3 : Lembar Belajar: 5 Why
Lecture 4 : Menganalisis Data untuk Menentukan Penyebab Inti Permasalahan (Bagian 2)
00:08:01
Lecture 5 : Artikel: Analisis Sebab dan Akibat Menggunakan Fishbone Diagram
Lecture 6 : Video: Membuat Fishbone Diagram
Lecture 7 : Lembar Belajar: Fishbone Diagram
: Quiz: Menganalisis Informasi dan Data
Section 6 : Berpartisipasi Aktif dalam Proses Pengambilan Keputusan di Tempat Kerja
Lecture 1 : Menggunakan Hasil Analisis/Kesimpulan Data dalam Pertimbangan Keputusan
00:03:31
Lecture 2 : Artikel: Cara Mengambil Keputusan Yang Tepat
Lecture 3 : Mengimplementasi Solusi Permasalahan dan Mengawasi Hasilnya
00:04:06
Lecture 4 : Artikel: Sukses adalah Berani Mengambil Risiko
Lecture 5 : Lembar Belajar: Problem Identification and Corrective Action
Lecture 6 : Membuat Standar dan Tindak Lanjut dalam Menghadapi Permasalahan
00:02:46
Lecture 7 : Video: Membuat SOP
Lecture 8 : Form Tindak Lanjut Implementasi
: Quiz: Berpartisipasi Aktif dalam Proses Pengambilan Keputusan di Tempat Kerja
Section 7 : Final Test
: Final Test

Latar Belakang Instruktur

Studilmu Instructor

Alberto Christopher, S.T.

Dengan latar belakang pendidikan chemical engineer dari Universitas Indonesia ini, Berto adalah sosok yang aktif dan senang berkomunikasi. Semasa studi pun, Berto sudah aktif berbagi ilmu yang dimilikinya bersama para dosen di kampusnya. Tidak hanya itu, Berto juga sering membawakan acara pada beberapa event team building. Pengalamannya mengajar di depan kelas dan memimpin berbagai event team building membawa Berto untuk berkecimpung di bidang training and people development. Mengawali karirnya sebelum bergabung di Studilmu BusinessGrowth, Berto merupakan seorang leader pada lini produksi di PT CS2 Pola Sehat (Orang Tua Group). Tidak hanya berkutat dengan data dan laporan, pengalamannya sebagai leader pada lini produksi membuat Berto terbiasa untuk berkomunikasi dengan berbagai macam karyawan dan cukup familiar dengan kondisi lapangan. Semasa kerjanya pun Berto telah mengikuti berbagai macam pembelajaran leadership. Sebagai fasilitator Studilmu BusinessGrowth, Berto telah berpengalaman melayani berbagai kelas dengan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Berto dikenal sebagai fasilitator yang energik dan mampu menjadikan materi yang sulit menjadi mudah dalam memfasilitasi pembelajaran peserta di kelas melalui pengalaman-pengalaman yang pernah beliau jalani.

REKOMENDASI KURSUS