×
 Bahasa Indonesia
 Metode Penjualan Efektif bagi Perwakilan Penjualan Komersial



Instructed by: Intan Rizki Yuliani, S.I.Kom.

Tentang Kursus Ini

Seorang perwakilan penjualan komersial, perlu memiliki keterampilan penjualan untuk mencapai target penjualan yang merupakan tugas utamanya. Pada implementasinya, terdapat banyak metode penjualan yang dapat diadaptasi oleh perwakilan penjualan komersial, di antaranya adalah metode penjualan 8 langkah dan SNAP.
 
Pelatihan online dalam bentuk pembelajaran mandiri, terbagi atas 5 sesi yang membahas tentang: perkenalan dan metode penjualan, metode penjualan 8 langkah, metode penjualan SNAP, teknik story selling, dan keterampilan perwakilan penjualan komersial.
 
Melalui pelatihan ini, peserta akan mampu:
1. Membuat target penjualan
2. Membuat perencanaan penjualan dengan menerapkan metode 8 langkah penjualan
3. Membuat daftar pertanyaan untuk menggali masalah dan kebutuhan prospek
4. Membuat konsep narasi untuk proses penjualan dengan menggunakan salah satu struktur yang dipelajari
5. Merencanakan tindakan rekomendasi berdasarkan tipe-tipe pelanggan
 
Secara keseluruhan, tujuan umum pelatihan ini yaitu agar peserta mampu membuat strategi penjualan berdasarkan salah satu metode penjualan yang dipelajari dengan nilai minimal 80% pada unjuk keterampilan.

APA PERSYARATAN MENGIKUTI KURSUS INI?

⠀⠀ Tidak ada.


APA YANG SAYA DAPATKAN DARI KURSUS INI?
  • ⠀⠀⠀Membuat target penjualan
  • ⠀⠀⠀Membuat perencanaan penjualan dengan menerapkan metode 8 langkah penjualan
  • ⠀⠀⠀Membuat daftar pertanyaan untuk menggali masalah dan kebutuhan prospek
  • ⠀⠀⠀Membuat konsep narasi untuk proses penjualan dengan menggunakan salah satu struktur yang dipelajari
  • ⠀⠀⠀Merencanakan tindakan rekomendasi berdasarkan tipe-tipe pelanggan
SIAPA YANG MENJADI TARGET AUDIENS KURSUS INI?
  • ⠀⠀⠀Perwakilan penjualan komersial dari berbagai industri
  • ⠀⠀⠀Para pelaku usaha yang yang ingin meningkatkan keterampilan penjualan efektif
  • ⠀⠀⠀Setiap orang yang ingin meningkatkan keterampilan penjualan efektif untuk mendukung penjualannya
  • ⠀⠀⠀Tingkat Pendidikan: minimal SD/yang setara
  • ⠀⠀⠀Spesifikasi Alat yang Dibutuhkan Peserta: Handphone/PC/Laptop untuk mengakses LMS STUDiLMU, web camera, dan microphone.

Kurikulum

Section 1 : Perkenalan Penjualan dan Metode Penjualan
Lecture 1 : Absen Awal - Sesi 1
Lecture 2 : Sesi Pembuka
Lecture 3 : Tanggung Jawab Perwakilan Penjualan Komersial
Lecture 4 : Sikap Kerja yang Dibutuhkan Penjualan Perwakilan Komersial
Lecture 5 : Video: Mental Sehat Sales (Part. 1)
Lecture 6 : Berbagai Metode Penjualan [Bagian 1]
Lecture 7 : Berbagai Metode Penjualan [Bagian 2]
Lecture 8 : Pentingnya Metode Penjualan yang Tepat
Lecture 9 : Faktor Kunci dalam Penjualan
Lecture 10 : Peran Komunikasi dalam Penjualan
Lecture 11 : Etika dalam Penjualan
Lecture 12 : Artikel: Penjualan Tradisional vs Modern
Lecture 13 : Konsep Penjualan berdasarkan Nilai
Lecture 14 : Artikel: Pengantar tentang Metode Penjualan
Lecture 15 : Business to Business vs Business to Consumer
Lecture 16 : Artikel: Peran Teknologi dalam Penjualan
Lecture 17 : Memahami Esensi Target Penjualan
Lecture 18 : Langkah-Langkah Menyusun Target Penjualan
Lecture 19 : Lembar Belajar: Rencana Menyusun Target Penjualan
Lecture 20 : Artikel: Strategi Membangun Kepercayaan dalam Penjualan
Lecture 21 : Memahami Pola Pembelian Pelanggan
Lecture 22 : Merencanakan Penjualan dengan Terstruktur
Lecture 23 : Artikel: Menerapkan Teknologi untuk Efisiensi Penjualan
Lecture 24 : Menyusun Rencana Aktivitas Penjualan
Lecture 25 : Rangkuman Sesi 1
Lecture 26 : Absen Akhir - Sesi 1
: Kuis - Sesi 1
Section 2 : Strategi Penjualan dengan Metode Penjualan 8 Langkah
Lecture 1 : Absen Awal - Sesi 2
Lecture 2 : Perkenalan Metode 8 Langkah Penjualan
Lecture 3 : Pentingnya Pendekatan Sistematis dalam Penjualan
Lecture 4 : Langkah 1: Identifikasi Prospek Potensial
Lecture 5 : Langkah 2: Melakukan Kontak Awal
Lecture 6 : Video: Cara Membuat Janji Temu Dengan Calon Prospek
Lecture 7 : Langkah 3: Kualifikasi Prospek
Lecture 8 : Langkah 4: Membangun Presentasi yang Persuasif
Lecture 9 : Video: Teknik Persuasi, Strategi meyakinkan orang lain dengan Mudah
Lecture 10 : Langkah 5: Menangani Keberatan
Lecture 11 : Video: Cara Menangani Keberatan Customer Untuk Harga Mahal
Lecture 12 : Langkah 6: Melakukan Demo Produk
Lecture 13 : Langkah 7: Penutupan Penjualan
Lecture 14 : Langkah 8: Tindak Lanjut dan Pelayanan Purna Jual
Lecture 15 : Memahami Peran Setiap Langkah dalam Penjualan
Lecture 16 : Artikel: Keterampilan untuk Melaksanakan Setiap Langkah agar Efektif
Lecture 17 : Prinsip Etika dalam Metode Penjualan 8 Langkah
Lecture 18 : Artikel: Perbandingan Metode 8 Langkah dengan Metode Pejualan Lain
Lecture 19 : Penerapan Metode 8 Langkah
Lecture 20 : Pengukuran Kesuksesan dan Evaluasi Metode 8 Langkah
Lecture 21 : Mengatasi Hambatan yang Muncul pada Penggunaan Metode 8 Langkah
Lecture 22 : Artikel: Penerapan Teknologi untuk Mendukung Metode 8 Langkah
Lecture 23 : Rencana Tindak Lanjut Metode 8 Langkah di Pekerjaan
Lecture 24 : Lembar Belajar: Studi Kasus: Implementasi 8 Langkah Penjualan (soal)
Lecture 25 : Lembar Belajar: Studi Kasus: Implementasi 8 Langkah Penjualan (jawaban)
Lecture 26 : Rangkuman Sesi 2
Lecture 27 : Absen Akhir - Sesi 2
Lecture 28 : Tugas Praktik Mandiri - Sesi 2
: Kuis - Sesi 2
Section 3 : Strategi Penjualan dengan Metode Penjualan SNAP
Lecture 1 : Absen Awal - Sesi 3
Lecture 2 : Pengenalan Metode Penjualan SNAP
Lecture 3 : Pentingnya Metode Penjualan SNAP
Lecture 4 : Metode Penjualan SNAP: Simplify (Tetap Sederhana)
Lecture 5 : Metode Penjualan SNAP: iNvalueable (Sangat Berharga)
Lecture 6 : Metode Penjualan SNAP: Align (Sejajar)
Lecture 7 : Metode Penjualan SNAP: Prioritise (Prioritas)
Lecture 8 : Identifikasi Situasi untuk Menggunakan Metode Penjualan SNAP
Lecture 9 : Artikel: Prinsip Simplify dalam Metode Penjualan SNAP
Lecture 10 : Identifikasi Nilai dengan Pendekatan iNvaluable
Lecture 11 : Artikel: Menyesuaikan Pendekatan dan Prioritas Prospek dengan Pendekatan Align
Lecture 12 : Artikel: Prioritas Prospek
Lecture 13 : Artikel: Strategi Mengajukan Pertanyaan yang Relevan dan Menarik
Lecture 14 : Pertanyaan Simplify untuk Menggali Masalah dan Kebutuhan Prospek
Lecture 15 : Lembar Belajar: Membuat Pertanyaan Simple pada Metode SNAP
Lecture 16 : Mengidentifikasi Implikasi dari Masalah yang Diungkapkan oleh Prospek
Lecture 17 : Artikel: Teknik Penyampaian Pesan yang Sederhana dan Jelas
Lecture 18 : Artikel: Mengatasi Tantangan dan Hambatan Metode Penjualan SNAP
Lecture 19 : Artikel: Perbandingan Metode Penjualan SNAP dengan Metode Penjualan Lain
Lecture 20 : Artikel: Penerapan Teknologi untuk Mendukung Metode Penjualan SNAP
Lecture 21 : Pengukuran Kesuksesan dan Evaluasi Metode Penjualan SNAP
Lecture 22 : Membangun Hubungan Jangka Panjang dengan Pelanggan
Lecture 23 : Menyusun Rencana Tindak Lanjut yang Efektif
Lecture 24 : Artikel: Mengembangkan Strategi Follow-Up yang Personal dan Bermakna
Lecture 25 : Penerapan Metode Penjualan SNAP dalam Berbagai Industri
Lecture 26 : Rencana Tindak Lanjut Metode Penjualan SNAP
Lecture 27 : Lembar Belajar: Studi Kasus: Implementasi Metode Penjualan SNAP
Lecture 28 : Rangkuman Sesi 3
Lecture 29 : Absen Akhir - Sesi 3
: Kuis - Sesi 3
Section 4 : Section 4
Lecture 1 : Absen Awal - Sesi 4
Lecture 2 : Artikel: Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat
Lecture 3 : Pengenalan Story Selling dalam Penjualan
Lecture 4 : Artikel: Sejarah dan Konsep Pengembangan StorySelling
Lecture 5 : Pentingnya Penggunaan Cerita dalam Proses Penjualan
Lecture 6 : Elemen Cerita yang Baik
Lecture 7 : Memilih Cerita yang Tepat
Lecture 8 : Struktur Cerita
Lecture 9 : Struktur: Konteks
Lecture 10 : Struktur: Tantangan, Konflik, Resolusi
Lecture 11 : Struktur: Pembelajaran dan Tindakan
Lecture 12 : Struktur: Emosi
Lecture 13 : Struktur: Kejutan
Lecture 14 : Struktur: Dialog, Detail, dan Panjang Dialog
Lecture 15 : Lembar Belajar: Praktik Membuat Narasi Story Selling
Lecture 16 : Penyampaian Cerita
Lecture 17 : Menyampaikan Cerita dengan Data
Lecture 18 : Artikel: Mengukur Efektivitas Cerita Penjualan
Lecture 19 : Menyusun Rencana Tindak Lanjut
Lecture 20 : Rangkuman Sesi 4
Lecture 21 : Absen Akhir - Sesi 4
Lecture 22 : Tugas Praktik Mandiri - Sesi 4
: Kuis - Sesi 4
Section 5 : Section 5
Lecture 1 : Absen Awal - Sesi 5
Lecture 2 : Keterampilan Esensial untuk Penjualan Komersial
Lecture 3 : Keterampilan Membangun Keakraban
Lecture 4 : Cara Mengenali Tipe Pelanggan
Lecture 5 : Lembar Belajar: Cara Mengenali Tipe Pelanggan
Lecture 6 : Teknik Membuat Calon Pelanggan Menyukai Anda
Lecture 7 : Video: Tips Menjalin Hubungan Bisnis yang Baik
Lecture 8 : Artikel: Negosiasi
Lecture 9 : Keterampilan Negosiasi
Lecture 10 : Artikel: 7 Hal dari Ilmu Psikologi untuk Menyusun Strategi Negosiasi
Lecture 11 : Teknik Negosiasi [Bagian 1]
Lecture 12 : Artikel: Cara Bernegosiasi Yang Baik
Lecture 13 : Teknik Negosiasi [Bagian 2]
Lecture 14 : Teknik Negosiasi [Bagian 3]
Lecture 15 : Artikel: 14 Kemampuan yang Diperlukan dalam Melakukan Negosiasi Bisnis
Lecture 16 : Lembar Belajar: Teknik Negosiasi
Lecture 17 : Keterampilan Menangani Keberatan
Lecture 18 : 6 Jenis Keberatan Umum
Lecture 19 : Metode Pembanding [Bagian 1]
Lecture 20 : Metode Pembanding [Bagian 2]
Lecture 21 : Tips Negosiasi
Lecture 22 : Keterampilan Memengaruhi Pelanggan
Lecture 23 : Video: Cara Mempengaruhi Orang Lain
Lecture 24 : Teknik Memengaruhi Pelanggan Reciprocity dan Liking
Lecture 25 : Teknik Memengaruhi Pelanggan Social Proof dan Kontras
Lecture 26 : Teknik Memengaruhi Pelanggan Kelangkaan dan Kaitkan dengan Tujuan
Lecture 27 : Rangkuman Sesi 5
Lecture 28 : Absen Akhir - Sesi 5
Lecture 29 : Evaluasi Program
: Kuis - Sesi 5
Section 6 : Final Test
: Final Test

Latar Belakang Instruktur

Studilmu Instructor

Intan Rizki Yuliani, S.I.Kom.

Intan Rizki Yuliani S.I.Kom. adalah sarjana Ilmu Komunikasi Massa, dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi - The London School of Public Relations. Selain itu yang bersangkutan juga sudah mendapatkan beberapa sertifikasi, salah satunya certified program Strategic Issue Management, Australia.Perjalanan karirnya selama 10 tahun di bidang training and development menjadikannya sangat termotivasi untuk terus mengembangkan pengetahuan dan kemampuan dirinya. Setelah menamatkan pendidikannya, yang bersangkutan bekerja di salah satu Digital Marketing Agency, di Jakarta. Banyak pengalaman dan hal-hal baru yang didapatkan. Setelahnya, yang bersangkutan berkecimpung di sebuah lembaga Training Performance Improvement lebih dari 8 tahun melayani berbagai macam perusahaan besar di Indonesia, baik skala nasional maupun multinasional. Pengalaman pekerjaannya membuat Intan menjadi sosok yang mandiri, lincah dan mudah beradaptasi.

REKOMENDASI KURSUS